Mencari Permainan Kreatif

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi dengan sobat pembaca mengenai kisah saya di dalam mendidik anak. Pada saat anak saya berusia lima tahun saya berpikir untuk mencari permainan yang kreatif untuk anak. Karena selama ini dia hanya suka bercerita dengan mobil-mobilan dan aneka robot yang dimiliki. Saya ingin agar dia juga dapat membuat sesuatu yang sederhana yang pastinya akan merangsang dia menjadi seorang pria yang kreatif.

Kemudian setelah berpikir cukup lama saya teringat dengan permainan masa kecil yang yang terbuat atau memanfaatkan sabut kelapa. Sabut kelapa yang masih terdapat kulitnya akan saya rapikan. Kemudian saya beri layar sehingga bentuknya mirip dengan perahu layar. Lalu hasilnya saya tunjukkan kepada anak dan saya katakan coba tiru mainan ini. Sang anak dengan cepat membuatnya dan dia telah berhasil tanpa bimbingan dari saya. Wah hebat juga anak saya “saya bergumam di dalam hati”.

Sepertinya permainan tersebut terlalu sederhana. Lalu dengan memakai hp baru saya mencoba untuk berselancar di internet mencari permainan kreatif lainnya. Lalu saya hinggap di sebuah situs origami.

Jika sobat pembaca meu melihatnya maka dapat berkunjung ke sini. Di sana terdapat tutorial aneka origami yang lucu dan juga unik. Wah saya berpikir ini adalah mainan yang tepat untuk anak saya. Sebuah permainan yang menyenangkan dan dengan biaya yang murah.

Lalu saya mencoba untuk membuat origami tersebut. Wah ternyata susah juga membuatnya. Terutama untuk origami yang levelnya bukan untuk kelas pemula. Saya banyak mengalami kegagalan. Hingga akhirnya saya menghabiskan puluhan kertas hanya untuk 10 desain origami. Saya berpikir tidak apa-apa karena yang terpenting saya berhasil dan kertas yang ada dapat saya pakai kembali untuk belajar membuat origami lainnya.

Kemudian saya beritahukan kepada anak hasil karya tersebut. Terlihat dia begitu tertarik dan cukup lama melihat-lihat aneka origami yang saya buat. Pada saat itu saya hanya diam dan tidak memberikan tawaran kepadanya apakah dia ingin membuat origami seperti yang saya buat. Lalu tak lama berselang sang anak segera berkata bahwa dia ingin belajar membuat origami.

Segera saya ambil kertas origami dan saya ajarkan kepadanya cara untuk membuat origami. Perlahan tapi pasti anak tersebut telah menikmati proses pembuatan sebuah origami. Terlihat dari wajahnya yang begitu tenang dan ceria pada saat membuat origami. Ini artinya bahwa anak tersebut suka dan mulai mencintai origami.

Tidak terasa telah 1 tahun anak saya bermain origami. Bahkan ada beberapa desain unik hasil kreasi dia sendiri. Bahkan saya sendiri juga bingung bagaimana cara dia membuatnya karena tidak ada di internet desain dari origami pesawat kertasnya. Wah, ternyata anak saya lebih kreatif daripada saya.