Mereguk indahnya pesisir bolu-bolu di kota Malang

Pantai Bolu-Bolu merupakan daerah pantai yang berada di pesisir Lenggoksono dan pesisir Banyu menyanjung berpengaruh di tanah air Purwodadi Tirtoyudo kabupaten kota Malang. Untuk sampai ke pantai kita perlu menyewa bahtera melalui pantai Lenggoksono. Pikirkan petugas yang kami temui saat mengambil tiket menyerap pantai, untuk sampai di pesisir Bolu-Bolu melalui jalur darat kita bisa menggunakan skuter kecuali kereta matic wind. Namun, untuk prosesi lagi sangat sulit sekali. Artinya, Anda bisa berlabuh ke arah kenaikan tapi tidak bisa kembali jika menggunakan sepeda motor. Wow ,,, agak cemas ya informasinya ,, hihihi ,,,

Nah, kami ada di sana dengan kapal, setelah dari pantai Banyu menyanjung kami diantar ke teluk ular kletekan. Setelah gas segera waswas di pantai Bolu-Bolu. Dari kejauhan pantai Bolu-Bolu terlihat sangat menawan. Pasir itu suci dan murni. Air laut bergradasi 3 putih bersih, hijau & biru, begitu indah. Deskripsi disekitarnya juga sangat menawan dengan batu hijau kehijauan dan pepohanan yang teduh di sekitarnya. Di sana tersedia warung yang bisa kita buka.
Saat kami tiba di pantai Bolu-Bolu, I & Mita terus semangat berfoto, kru lain terus ke kios untuk perut. Setelah berfoto, kita juga ada. Penuh turis santai di pepohonan rindang di sisi pantai. Itu karena matahari jatuh, jadi tidak ada air di pantai. Kami meski langsung mengatasi tempat yang tenang di lembah pepohanan untuk bersantai & istirahat sebentar lagi. Kebetulan ada tempat tinggal di lembah pohon palem yang sunyi, jadi kita langsung ke yang berikutnya. Angin sepoi-sepoi menyiratkan ketenangan kita saat melihat pemandangan laut.
Sambil bersenang-senang sambil memotret momen disana. Setelah puas duduk dan bersenang-senang, saya berkeliling pantai, bermain solusinya dan minum ombak yang masuk. Waah ,,, seperti pantai itu sendiri. Sama sekali tidak ada yang memainkan solusinya secara terus menerus. Meski matahari sangat panas saat itu, namun air laut terasa dingin di risa. Setelah meringankan bermain solusinya dan berselfi ria otonom meski kami berkumpul & menuju kios untuk alas perut. Oia, perlu diketahui, di pantai itu banyak ubur-ubur guys ,, buat kamu alergi, semestinya tidak muncul air disini. Saya otonom, setelah berjalan di air sini, tiba-tiba kru memerah & gatal (jawanya biduren). Duh ,, nampaknya tersiksa biduren itu jadi, selain terasa panas di kulit juga gatal & tidak cocok cowok. Tapi untungnya tim kami sudah siap mengangkat minyak putih. Setelah diolesi, telah parah putus dan efek gatal.
Warung yang ada di sana malah menyediakan menu yang terlalu penuh. Tersedia hanya menu mie instant, mie goreng, mie mengetim, p * p mie dan menu minuman hangat. Sebenarnya suasananya begitu panas rasanya enak untuk minum es ya guys, tapi tidak tahan es, oleh karena itu saya malah tidak memesan minuman. Saya lebih suka minum cairan putih yang saya angkat dari rumah daripada menelan ludah dalam saat cuaca panas kembali. Deskripsi di depan warung-warung ini sangat mempesona, lalu makan dan kemudian nikmati pola air laut yang menawan dengan perahu-perahu bergerigi di sekitarnya. Untuk food tax disini, mie instan goreng atau rebus harga Rp. 5. 000 / porsi.
Setelah kami selesai perut kami melihat untuk mengendarai bahtera kembali di pantai Lenggoksono. Sementara kita bertingkah, Raka Chris & mas Danar terlihat segar tiba di Pantai Bolu-Bolu. Mereka berada di pantai menggunakan tablet serat tanah. Dengan hanya skuter bebek, ia menjelajah bersama menuruni bukit untuk menuju Pantai Bolu-Bolu. Garis biasanya hanya digunakan saat trail trail buggy. Namun, mereka bisa melewati semua rintangan di sepanjang jalan dan berhasil mencapai batas semakin dalam. Menurut aroma mereka, urutan rawan Bolu-Bolu cukup curam dan curam. Hanya ada jalan menuju ke sana. Cara mereka menggambarkannya seperti jalan tikus ke Semeru. Di jalan rumpang dan di samping bukit ditutupi semak. Namun pemandangan yang disajikan sepanjang jalan sangat menawan. Treknya juga menantang sekaligus bertualang banget. Tampaknya puas dengan hasil petualang mereka. Saya acungi jempol deh mau mereka, berhasil melewati tisu yang katanya tidak bisa melewati kereta angin biasa. Anda dapat mengunjungi Pantai Bolu-Bolu dengan menggunakan jasa Travel Malang Juanda dari Nahwa Travel. Berbagai kemudahan bisa anda dapat jika menggunakan jasa Travel Malang Surabaya, karena travel akan menjemput dan mengantar anda langsung ke tempat tujuan.
Oke, disini kita sudah menjelajah sepanjang liburan di pantai Penderitaan Selatan. Mudah-mudahan besok-besok bisa menjelajahi rantau lainnya yang tidak sesuai dengan ketertarikannya bersama dengan pantai. Sampai jumpa ,,,

This article was written by admin